5 Tips agar Produktif Menulis Blog

Produktif Menulis Blog
Produktif Menulis Blog (Gambar: Wulan)

Menjadi penulis tentu ingin selalu bisa produktif menulis. Namun, sering kali kita terjebak oleh rasa malas, bosan, atau alasan kesibukan lain. Kalau sudah begini, kita jadi tidak pernah menulis. Salah satu cara untuk menyiasati agar tetap bisa produktif adalah menyediakan sarana menulisnya lebih dahulu. Misalnya membuat web atau blog. Web atau blog personal bisa menjadi tempat berlatih menulis yang cukup efektif. Kita bisa menulis kapan saja. Serunya lagi, kita bisa memilih niche apa yang kira-kira sesuai dengan passion kita. Niche yang bisa kita pilih antara lain: lifestyle, traveling, kuliner, hobi, dan lain-lain.  Asyik, kan?

Blog sudah punya, tetapi pasif. Semangat di awal, kendur di tengah, lalu sekarat. Nah, bagaimana caranya agar hal ini tidak terjadi? Bagaimana caranya agar kita tetap bisa produktif? Yuk, kita intip uraian berikut ini!

1. Menyediakan Waktu Khusus

Kalau kita mau konsisten menulis, kita harus mau menyediakan waktu khusus. Kebanyakan dari kita, justru memakai waktu sisa untuk kegiatan yang kita sukai ini. Lebih mendahulukan melakukan pekerjaan lain daripada mementingkan kegiatan menulisnya. Jika kita memang hanya punya waktu yang sedikit karena harus mengurus rumah atau bekerja di kantor, tetap kita luangkan sedikit waktu, satu satu dua jam, untuk menulis. Waktunya kapan, bisa disesuaikan. Sebenarnya, tidak sulit, ya?

2. Menggali Ide Baru

Sering kali kita menjadi malas menulis. Mengapa? Bisa jadi karena tema atau jenis tulisan yang kita buat, itu-itu saja. Bukan hanya penulisnya yang bosan, pembacanya juga mungkin bosan. Cobalah gali ide-ide baru yang lebih segar atau angkatlah tema-tema yang sedang tren. Cara ini bisa kita lakukan dengan mengunjungi tulisan-tulisan dari blog-blog lain yang aktif. Jika passion-mu menulis kuliner, maka jelajahi saja blog-blog yang serupa. Saat kita membaca blog tetangga, ide pun muncul. Bukan cuma satu ide, bisa sangat banyak. Percaya, deh!

3. Membuat Draft/Rancangan

Jika kita menemukan ide-ide baru mau menulis apa, tidak ada salahnya membuat rancangan draft atau rancangan lebih dahulu. Dengan membuat beberapa rancangan, makan akan bisa kita lihat, mana yang lebih mudah atau lebih cepat kita kerjakan. Ibaratnya draft atau rancangan ini adalah bank ide. Kita bisa mencoba membuat draft untuk masa  satu bulan, misalnya, agar kita tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan mau menulis apa selanjutnya. Misalnya, untuk jenis blog “gado-gado” (banyak niche) bisa kita susun per minggu. Minggu pertama rubrik lifstyle, minggu kedua rubrik kuliner, dst.

4. Memiliki Target/Goal

Memiliki target pada tulisan kita, juga menjadi hal yang penting. Kita tentu selalu berpikir bahwa tulisan kita nantinya enak dibaca dan bermanfaat. Jika tulisanmu dibaca orang, tentu rasanya luar biasa, bukan? Memberi informasi untuk orang lain yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu adalah pekerjaan mulia. Apalagi, jika informasi yang kita berikan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan pembaca. Jadi, jangan ragu, tentukan targetmu dari sekarang: menulis apa dan untuk siapa? Pasti, semangat menulismu jadi meroket. Siapa tahu, idemu selal ditunggu-tunggu.

5. Memotivasi Diri

Ini adalah poin terakhir, tetapi tak kalah penting dari poin-poin di atas. Sebagai orang dewasa, memotivasi diri sendiri itu sangat perlu, ketika tidak ada orang lain yang bisa selalu mengingatkan dan memecut kita. Di antara motivasi diri itu, misalnya, jangan turuti rasa malas, jangan menunda-nunda menulis, jangan melepas apa yang sudah kita rencanakan, dan lain-lain. Selain itu, hadirkanlah hati kita di saat menulis, agar kita tidak merasa terpaksa. Munculkan perasaan senang ketika kita sedang menulis, agar apa yang kita tulis, juga dirasakan oleh pembaca.

Inilah beberapa tips yang bisa kita coba dari sekarang. Dengan mengikuti tips-tips di atas, semoga kita semakin produktif menulis!

Note: Hasil renungan di acara seminar daring Klub Pena, dengan narasumber Endo Putra.

Baca juga: 5 Cara Membuat Judul Artikel yang Menarik

Baca juga: Ketahui 5 Manfaat Outline ini sebelum Menulis

Baca juga: Belajar SEO di Zaman Now

 

 

3+
3 Shares:
3 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Berawal dari Pena
Read More

Berawal dari Pena

Menulislah, agar kamu merasa bahagia. Saya sangat suka kalimat ini, meskipun entah siapa yang mengatakannya. Kalimat ini selalu…