Menjadikan Blog sebagai Sarana Menyalurkan Hobi Menulis

Blog atau web adalah wadah di dunia maya untuk menyebarkan informasi atau cerita berupa tulisan secara luas dan berkesinambungan. Apakah sulit membuat blog? Sama sekali tidak. Jika ingin membuatnya, kita hanya perlu melirik sebentar tutorial cara membuat blog yang ada di Google. Mudah dan cepat.

Mengapa banyak orang tertarik membuat blog? Tak lain karena konten blog berisi cakupan yang tidak terbatas. Sangat luas. Apa pun bisa dijadikan konten. Artikel atau konten yang ada di blog bisa dinikmati oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Dengan hanya menggunakan ponsel pun bisa. Menikmati blog tidak dibatasi ruang dan waktu.

Sama seperti media sosial lainnya, tentu tiap orang memiliki tujuan membuat dan menulis konten blog.  Ada yang sekadar menyalurkan hobi, mencari uang, atau memasarkan bisnis. Bagi orang yang memiliki hobi atau berprofesi sebagai penulis, blog menjadi sarana yang tepat untuk digarap. Saya adalah salah satu penulis blog, baik blog personal maupun blog bersama. Tujuan membuat dan menulis blog bagi saya adalah sebagai sarana menyalurkan  hobi dan memicu semangat menulis secara konsisten. Menulis konten yang saya sukai dan kuasai adalah pilihan. Menyalurkan rasa pada tulisan adalah hal yang menyenangkan. Hal ini saya lakukan untuk menjaga semangat dan produktivitas menulis. Apa yang terjadi jika konten yang kita tulis adalah topik yang tidak kita sukai? Bisa jadi, kita akan menulisnya dalam keadaan terpaksa, tulisan kita menjadi tidak berkualitas, dan bisa jadi kita akan cepat merasa bosan.

Langkah Menulis Blog

Ada beberapa langkah yang kita perlu ketahui tentang menulis blog. Karena blog tikdak sekadar dibuat, melainkan harus kita isi.

  1. Pilih tema yang kita sukai dan kuasai.
  2. Buat judul yang menarik dan sesuai dengan konten.
  3. Buat tulisan singkat, padat, dan jelas. Gunakan bahasa yang ringan, akrab, dan mudah dimengerti.
  4. Periksa alur tulisan, kerapian, dan cek typo.
  5. Masukkan gambar yang menarik dan sesuai dengan konten.
  6. Unggah tulisan di media sosial.

Bagaimana Mengelola Blog agar Tidak Terbengkalai?

Karena alasan sibuk, blog tidak terurus. Karena ragu dengan kemampuan menulis, maka blog tidak pernah terisi. Lalu bagaimana sebaiknya? Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa kita lakukan demi hidupnya blog kita.

  1. Jangan berhenti pada niat, tetapi lakukan aksi dari sekarang. Mulailah dengan topik sederhana di sekitar kita.
  2. Mulailah menuliskannya sedikit-demi sedikit, pelajari cara menulis dengan baik dan menarik. Lakukan mulai dari 300 kata secara kontinu.
  3. Jika kita  tidak bisa menulis secara spontan, susunlah draft tema-tema yang akan kita tulis.  Sediakan waktumu 1 atau 2 jam untuk menyiapkan tulisan.
  4. Buatlah jadwal rutin kapan kita akan menggunggah tulisan itu ke dalam blog. Untuk seminggu, sebulan, 3 bulan, atau setahun. Awalnya, cobalah menulis satu minggu sekali.
  5. Jaga semangat kita, bersama komunitas blog yang sehati. Dengan saling bertukar pikiran, kita akan terpancing untuk ikut menulis.
  6. Lakukan evaluasi,  tema apa yang paling disukai pembaca.
  7. Tetap mengunggah tulisan baru maupun lama yang temanya tak lekang dikikis masa.

Kelamahan Penulis Blog yang Perlu Dihindari

Meskipun blog kita hanya ditujukan untuk menyalurkan hobi menulis, penting untuk diketahui oleh para penulis blog pemula, agar blog kita bisa dikunjungi oleh pembaca. Bukan hanya dikunjungi, tetapi pembaca kita akan merasa betah untuk mampir ke blog kita.

  1. Tidak mengenal target pembaca. Buatlah tulisan dengan tema yang sesuai dengan target pembaca kita. Bisa menyesuaikannya dengan jenis kelamin, usia, hobi, atau profesi.
  2. Tidak menguasai konten. Tulislah tema yang kita tahu dan kenal baik. Jangan sekadar ikut-ikutan tren.
  3. Konten tidak menarik atau tidak bermanfaat. Jangan menulisnya secara asal-asalan. Berikan pembaca “sesuatu” yang bisa dipetik.
  4. Tidak konsisten menulis. Buatlah jadwal yang sekiranya paling bisa kita penuhi. Sesuaikan dengan kesibukan kita masing-masing.
  5. Terlalu keakuan. Hindari lebih banyak bercerita tentang “aku” daripada meyampaikan informasi.

Demikian, semoga dengan menulis blog sebagai sarana menyalurkan hobi menulis menjadi semangat baru dan bisa meningkatkan produktivitas menulis kita. Yuk, mulai dari sekarang!

Baca juga: 4 Jurus agar Tulisan Kita Indah 

Baca juga: Tingkatkan Mood Menulismu dengan Tips Berikut

Baca juga: 5 Tips agar Produktif Menulis Blog

Baca juga: 5 Cara Membuat Judul Artikel yang Menarik  

Baca juga: Swasunting, Mengapa Perlu?

Foto: Freepik.com

 

3+
3 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Berawal dari Pena
Read More

Berawal dari Pena

Menulislah, agar kamu merasa bahagia. Saya sangat suka kalimat ini, meskipun entah siapa yang mengatakannya. Kalimat ini selalu…