5 Cara Meningkatkan Keterampilan Menulis

Ingin bisa jadi penulis (penulis apa pun) jangan sekadar dalam angan. Banyak cara untuk bisa mencapai itu. Kata pepatah, selama ada kemauan, pastilah ada jalan.

Bisa menulis, tentu saja tidak bisa mendadak jadi. Perlu proses yang bertahap, tapi pasti. Menulis adalah bakat yang bisa digali. Tidak melulu bakat dari lahir. Berlatar belakang pendidikan apa pun bisa. Sudah terbukti.

Setelah bisa menulis sekali, jangan cepat puas. Jika baru mendapat kritik sekali, jangan juga patah hati. Proses bisa menulis atau jadi penulis sering kali “berdarah-darah” dan penuh “tangis”. Itu saya, sih.

Agar tulisan kita bisa terus dinikmati oleh pembaca, tentu jangan jalan di tempat. Kita perlu meningkatkan kemampuan menulis kita. Banyak cara yang bisa kita tempuh.

Menggeluti dunia bahasa dan tulis menulis sejak masih kuliah (1991) adalah kenikmatan tersendiri bagi saya. Berangkat dari pengalaman saya, beberapa hal ini bisa dijadikan untuk meningkatkan kemampuan menulis. Selain niat yang kuat, semoga cara ampuh di bawah ini bisa diterapkan.

1. Pelajari Tata Cara Menulis yang Baik

Buat saya ini adalah poin paling penting karena saya tidak bisa belajar secara autodidak. Tata cara menulis saya pelajari pertama kali saat jadi mahasiswa sastra Indonesia. Setelah itu, saya bergerilya mencari tempat-tempat pelatihan menulis yang bisa mengasah sekaligus meningkatkan kemampuan menulis saya. Merasa haus dengan ilmu baru, saya pun melahap berbagai jenis pelatihan menulis. Hal yang paling menyenangkan adalah ketika naskah hasil pelatihan saya bisa masuk koran, muncul di majalah, lolos di penerbit mayor. Yakinlah bahwa tempat-tempat pelatihan itu, baik daring atau luring, membawa manfaat yang besar. Banyak guru membuat kita semakin kaya.

2. Rajin Membaca dan Membuat Ringkasan

Cara kedua adalah rajin membaca buku yang kita suka atau kita tuju untuk bisa menulis seperti itu. Banyak membaca akan memperkaya kosa kata atau diksi. Selesai membaca, ada perlunya kita membuat ringkasan isi buku atau merumuskan kerangkanya. Jujur, ini membuat kita pintar. Cara itu melatih kita untuk menemukan ide-ide baru dan melatih kita membuat kalimat-kalimat yang baik dan benar.

3. Lakukan Revisi Tulisan yang Masih Kacau

Bisa jadi koleksi tulisan kita sudah banyak. Setelah kita mendalami ilmu penulisan, cobalah lakukan revisi untuk tulisan-tulisan lama kita yang masih kacau atau berantakan. Naskah lama jangan diabaikan. Perhatikan baik-baik mana yang salah dan perbaiki pelan-pelan. Jadikan tulisan kita tampak baru dan lebih berbobot tanpa harus memikirkan ide baru.

4. Miliki Wadah untuk Menyimpan Tulisan

Memanfaatkan media sosial yang ada adalah cara efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis. Jika kita sudah merasa nyaman dengan hobi atau profesi menulis, simpanlah tulisan-tulisan kita dalam wadah seperti blog atau yg lainnya. Mengoleksi tulisan dari masa ke masa bisa jadi bahan evaluasi. Kita juga bisa membandingkan tulisan kita dengan tulisan-tulisan orang lain. Dengan memiliki wadah, kita jadi bisa lebih konsisten menulis.

5. Bergabung dengan Komunitas Penulis

Bergabung dengan komunitas penulis adalah cara yang terakhir.Teman seprofesi bisa menjadi teman diskusi yang asyik sekaligus guru bagi kita. Di antara teman kita pasti banyak yang memiliki keterampilan menulis di atas kita. Jangan malu bertanya soal cara menulis yang keren atau yang belum kita kuasai. Yakinlah bahwa teman-teman kita tidak pelit ilmu.

Semoga 5 cara ampuh di atas bisa jadi semangatmu untuk meningkatkan keterampilan menulis.

#Tulisan ini diikutsertakan pada 30 Days Writing Challenge Sahabat Hosting

2+
1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Untuk apa menulis?
Read More

Untuk Apa Menulis?

Menulis menjadi kegemaran bagi sebagian orang. Untuk apa menulis? Menulis merupakan salah satu cara mengungkapkan pikiran yang tidak…