Cara Cepat Membedakan di sebagai Kata Depan atau Imbuhan

cara membedakan di
Gambar: Freepik.com)

Di sering kali membingungkan bagi kebanyakan orang. Banyak ditemukan kesalahan penulisan di pada naskah. Harus dipisah, atau disambung dengan kata sesudahnya? Agar kamu tidak selalu bingung, coba simak cara cepat membedakan penulisan di sebagai kata depan (preposisi) atau sebagai imbuhan di catatan saya ini.

A. Di sebagai Kata Depan (Preposisi)

Di adalah salah satu kata depan yang berfungsi untuk menunjukkan tempat. Kata depan ini ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Perhatikan contoh berikut:

  1. Di mana kantor ayahmu?
  2. Makanan kesukaannya disimpan di dalam kulkas.
  3. Kakakku bekerja di bagian keuangan.
  4. Mbok Tinah duduk di samping ibunya.
  5. Boy berdiri di antara dua kursi.
  6. Ada udang di balik batu.
  7. Silakan parkir kendaraan di sisi kiri.
  8. Pensil yang hilang ternyata ada di bawah lemari.

B. Di- sebagai Imbuhan

Letaknya menempel (bergabung) pada kata kerja atau kata benda. Berfungsi membentuk kalimat pasif.

Perhatikan contoh berikut:

  1. Aula sekolah dihias  dengan aneka dekorasi warna-warni.
  2. Tali tambang dipegang kuat-kuat oleh Bima dan kawan-kawannya.
  3. Tembok ini dipaku oleh tukang.
  4. Berkas rapat hari ini sudah diambil oleh staf saya.
  5. Artis itu cukup dikenal di kampungnya.
  6. Telur ceplok itu baru saja dibalik oleh bibiku.
  7. Banjir yang melanda kota itu disebabkan oleh kelalaian manusia.
  8. Bulan Ramadan diperkirakan jatuh pada April tahun depan.

Demikian catatan singkat saya tentang pemakaian di yang tepat. Semoga dapat membantu!

Sumber: Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, Cermat Berbahasa Indonesia.

Baca juga: Copy the Master, Warisan Mata Kuliah Penulisan Populer 

Baca juga: Osaka, Ruang Diskusi Bahasa

5+
2 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like